Cara Mengairi Tanaman Yang Mudah dan Praktis

Senin, 24 Agustus 2009 Irigasi Tetes, Cara Mengairi Tanaman Yang Mudah dan Praktis Air merupakan kebutuhan yang mutlak bagi tanaman. Karena 90 % tubuh tanaman terdiri dari air. Tanpa adanya air bisa dibayangkan bagaimana merananya tanaman. Sama seperti tubuh kita, jika tidak ada air akan terasa lemas. Di tengah kondisi yang panas, gerah dan teriknya matahari, yang kita cari bukan ayam goreng, sate kambing, atau makanan enak lainnya. Tapi yang kita cari , tidak lain adalah air minum, teh botol, atau minuman lainnya, apalagi yang dingin. Tanaman kurang lebih juga seperti itu. Walaupun tersedia sejumlah makanan (unsur hara) yang melimpah bagi tanaman, tanpa air unsur hara tersebut tetap tidak termanfaatkan.Air dibutuhkan tanaman baik masih di dalam tanah dan setelah masuk ke dalam tubuh tanaman. Di dalam tanah air berfungsi sebagai pelarut unsur-unsur hara yang ada di dalam tanah. Unsur-unsur tersebut dengan bantuan air akan menjadi senyawa-senyawa yang lebih sederhana, sehingga mudah masuk ke dalam pori-pori akar. Di dalam tubuh tanaman air berfungsi dalam proses metabolisme tanaman.Karena begitu pentingnya fungsi air, maka petani selalu mengusahakan agar tanamannya tetap memperoleh air. Untuk memenuhi kebutuhan akan air petani memanfaatak air irigasi yang disediakan oleh pemerintah. Sayangnya tidak semua daerah pertanian telah dialiri air irigasi. Pada musim hujan mungkin kebutuhan air tanaman bisa terpenuhi walaupun tidak dialiri irigasi.Masalahnya sekarang bagaimana jika tanaman yang kita budidayakan pada saat musim kemarau tidak teraliri irigasi. Walaupun dalam kondisi kemarau tanaman kita, tetap harus tumbuh kan. Nah bagaimana cara mengatasinya?Cara mengatasi permasalahan seperti ini adalah dengan Irigasi Tetes. Irigasi tetes merupakan cara memenuhi kebutuhan air bagi tanaman melalui tetesan air yang disimpan dalam suatu wadah penyimpan air.Manfaat dari irigasi tetes ini antara lain• air untuk tanaman tersedia selama musim kemarau,• menghemat persediaan air,• air dapat disalurkan ke tanaman yang dikehendaki,• menjaga kondisi tanah agar tetap basah sehingga air tetap tersedia dalam tanah.Cara pengairan dengan irigasi tetes ini sangat praktis mudah dan murah. Caranya kurag lebih seperti infus yang kita lihat di rumah sakir. Bahan yang dibutuhkan adalah botol air mineral bekas. Botol ini diisi dengan air, jangan sampai penuh. Sisakan untuk ruang udara. Kemudian ujung botol diberi lubang kecil sehingga air bisa menetes keluar. Selanjutnya botol digantung di atas perkaran tanaman yang akan diairi. Jangan lupa ujung botol yang memiliki ruang udara juga diberi lubang.Sekarang kita tinggal melihat tetesannya, jika kurag besar bisa diperbesar dengan memperbesar lobang pengeluarannya. Airnya bisa diganti jika sudah habis. Waktu pengisian ulang tergantung kuran botol dan ukuran lobang pengeluarannya. Diposkan oleh Ishak Regar

Tag:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: