Pestisida Ramah Lingkungan

Pestisida Ramah Lingkungan

Oleh Asbudi Salam, SP

Pestisida alami adalah suatu pestisida yang bahan dasarnya berasal dari tumbuhan. Jenis pestisida ini mudah terurai (biodegredable) di alam, sehingga tidak mencemarkan lingkungan dan relatif aman bagi manusia dan ternak, karena residunya mudah hilang

[sinar tani]. Meskipun demikian sebagai bahan yang relatif beracun, maka tetap harus dihindarkan dari jangkauan anak-anak dan binatang ternak. Beberapa sifat dari pestisida alami adalah: Mempunyai kegunaan yang bersifat menolak datangnya hama atau penyakit, misalnya: jerami, garam, abu dapur; berguna untuk membunuh hama/penyakit, misalnya: pada daun mimba, tembakau, biji mahoni; juga mempunyai kegunaan sebagai pengumpul atau perangkap hama tanaman, misalnya: tanaman orok-orok dan kotoran ayam.

Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam hal aplikasi pestisida alami ini: lakukan penyemprotan pada beberapa tanaman uji coba sebelum digunakan secara luas, hindari penyemprotan pada saat angin kencang; untuk mencapai hasil yang baik lakukan penyemprotan pada sore hari seminggu sekali secara teratur; dan jangan menyemprot pada saat tanaman di pembibitan atau pada saat inisiasi pembungaan/pembuahan. Di bawah ini diketengahkan jenis-jenis tanaman yang dapat dijadikan sebagai pestisida alami, diantara seperti dalam tabel dibawah ini :

Mimba (Azzadrachta indica)

Bahan Tanaman

2 genggam bijinya ditumbuk + 1 liter air = diaduk rata. Diamkan selam 12 jam, lalu saring.

Cara lain adalah : daun 1 kg, direbus pada 5 liter air. Diamkan 12 jam lalu saring.

Cara aplikasi

Hasil saringan adalah bahan aktif yang harus diencerkan dengan air

Sasaran

Mengendalikan berbagai hama tanaman

Tembakau (Nicotiana tabacum)

Bahan tanaman : Batang + daun direndam 3-4 hari atau direbus selama 13 menit. Lalu diamkan kemudian saring

Cara aplikasi : Hasil saringan bisa langsung diaplikasikan

Sasaran : Mengendalikan berbagai hama tanaman

Tuba, Janu (Derris elliptica)

Bahan tanaman : Akar dan kulit kayunya ditumbuk sampai hancur, campur air dan dibuat ekstraknya

Cara aplikasi : Campur 6 sendok makan ekstrak dengan 3 liter air

Sasaran : Mengendalikan berbagai hama tanaman

Temu-temuan

Bahan tanaman : Rimpangnya ditumbuk dan dicampur urine sapi

Cara aplikasi : Campuran bahan diencerkan dengan air 1:2-6 liter

Sasaran : Mengendalikan berbagai hama tanaman

Kucai (allium schonaoresum)

Bahan tanaman : Kucai diseduh lalu didinginkan lalu disaring

Cara aplikasi : Hasil saringan bisa langsung diaplikasikan

Sasaran : Mengendalikan berbagai hama tanaman

Bunga camomil (Chamaemelum)

Bahan tanaman : Bunga keringnya diseduh, lalu didinginkan dan disaring

Cara aplikasi : Hasil saringan bisa langsung diaplikasikan

Sasaran : Mengendalikan dumping off/penyakit rebah

Bawang putih (Allium sativum)

Bahan tanaman : Siungnya (begitu juga bawang bombai dan cabe) digiling dan tambahkan air sedikit. Diamkan 1 jam lalu berikan 1 sendok makan sabun deterjen, aduk sampai rata lalu ditutup. Simpan di tempat dingin 7-10 hari

Cara aplikasi : Bila hendak digunakan maka campur ekstrak dengan air (encerkan)

Sasaran : Mengendalikan berbagai hama tanaman

Abu Kayu:

Bahan tanaman : Kumpulkan sisa pembakaran dari kayu

Cara aplikasi : Taburkan di sekeliling perakaran bawang bombai, kol atau lobak atau diparit tanaman.

Sasaran : Root maggot, ulat grayak, siput pada bawang, kol dan lobak

Mint (Menta sp)

Bahan tanaman : Daun mint dicampur dengan cabai, bawang daun, kemudian digiling sampai halus (ekstrak)

Cara aplikasi : Ekstrak dicampur dengan air yang secukupnya

Sasaran : Mengendalikan berbagai hama tanaman

Kembang kenikir (Tagetes sp)

Bahan tanaman : Daun 2 genggam+ 3 siung bawang putih+2 cabai kecil+3 bawang bombai. Dimasak air dan didinginkan. Tambahkan 4-5 bagian air, aduk lalu saring

Cara aplikasi : Hasil saringan bisa langsung digunakan

Sasaran : Mengendalikan berbagai hama tanaman

Cabai Merah (Capsicum annum)

Bahan tanaman : Cabai kering lalu digiling menjadi tepung kemudian hasil gilingan dicampur dengan air

Cara aplikasi : Hasil saringan bisa langsung diaplikasikan

Sedudu

Bahan tanaman : Diambil getahnya

Cara aplikasi : Hasil getah ini bisa langsung diaplikasikan

Sasaran : Mengendalikan berbagai hama tanaman

Kemanggi (Ocimum sanetti)

Bahan tanaman : Kumpulkan daun kemangi segar lalu keringkan, rebus sampai mendidih, dinginkan lalu saring.

Cara aplikasi : Hasil saringan bisa langsung diaplikasikan

Sasaran : Mengendalikan berbagai hama tanaman

Dringgo (Acarus calamus)

Bahan tanaman : Akarnya dihancurkan sampai halus menjadi tepung lalu dicampur dengan air

Cara aplikasi : Hasil saringan bisa langsung diaplikasikan

Sasaran : Mengendalikan berbagai hama tanaman

Tembelekan (Lantana camara)

Bahan tanaman : Daun dan cabang dikeringkan lalu dibakar. Abunya dicampur dengan air.

Cara aplikasi : Air dipercikkan ke tanaman yang terserang hama, baik kumbang atau penggerek daun

Sasaran : Mengendalikan berbagai hama tanaman

Rumput Mala (Artimista vulgaris)

Bahan tanaman : Bakar tangkai rumput yang sudah kering

Cara aplikasi : Asap pembakaran digunakan untuk mengendalikan hama

Sasaran : Mengendalikan berbagai hama tanaman

Tomat (Lypersicum esculentum)

Bahan tanaman : Batang dan daun tomat direbus, dinginkan lalu saring

Cara aplikasi : Hasil saringan bisa langsung diaplikasikan

Sasaran : Mengendalikan berbagai hama tanaman

Gamal (Glifricia sepium)

Bahan tanaman : Daun dan batang ditumbuk beri sedikit air lalu diambil ekstraknya

Cara aplikasi : Ekstrak tanaman ini bisa langsung digunakan

Sasaran : Mengendalikan berbagai hama tanaman

Bunga Mentega (Nerium indicum)

Bahan tanaman : Daun dan kulit kayu mentega direndam air biasa kurang lebih 1 jam, lalu disaring

Cara aplikasi : Hasil saringan bisa langsung diaplikasikan

Sasaran : Mengendalikan berbagai hama semut pada tanaman

*penulis adalah koor PPL/Ka. BP3K Kec Krayan Kabupaten Nunukan.

Sumber: Sinar Tani edisi 17-23 Februari 1020 Edisi 3342 Tahun XL. Hal 10.

Tag:

Satu Tanggapan to “Pestisida Ramah Lingkungan”

  1. selly Says:

    tks untuk informasinya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: